Dalam pembangunan sebuah gedung, pondasi adalah salah satu bagian terpenting untuk menopang bangunan di atas tanah. Untuk pemasangan pondasi pada bangunan sederhana tidak memerlukan alat bantu, tetapi untuk pemasangan pondasi pada bangunan pencakar langit yang biasanya menggunakan pondasi tiang pancang maka diperlukan alat bantu. Alat bantu yang kami tawarkan ada 2 jenis. Drop Hammer dan HSPD
Drop Hammer
Cara kerja drop hammer adalah penumbuk (hammer) ditarik ke atas dengan kabel dan kerekan sampai mencapai tinggi jatuh tertentu, kemudian penumbuk (hammer) tersebut jatuh bebas menimpa kepala tiang pancang . Untuk menghindari kerusakan pada tiang pancang maka pada kepala tiang dipasang topi/ cap (shock absorber), cap ini biasanya terbuat dari kayu/nylon. Pemancangan dengan menggunakan alat ini idealnya pada lokasi yang tidak terlalu dekat dengan pemukiman/gedung lain. Sebab getarannya tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan kerusakan pada bangunan dengan radius dibawah 25 m.
| No | Spesifikasi | Keterangan |
| 1 | System | Drop Hammer |
| 2 | Hammer Capacity | 2-2.5 ton |
| 3 | Boom +Leadder | 9 meter |
| 4 | Engine | Disel 4 Silinder Type 495-D |
| 5 | Mesin Las | 250A |
| 6 | Hallmet + Dolly | Uk 20×20 |
| Uk 25×25 | ||
| Uk 32×32 | ||
| 7 | Drum Coupling | 2 unit main |
| 8 | Pondasi | H-Beam KS |
| 9 | Tambahan | Peralatan Pekerja, Rell, dll |
| 10 | Warna Cat | Optional |
Hydraulic Static Pile Driver ( HSPD ) adalah suatu sistem pemancangan pondasi tiang yang dilakukan dengan cara menekan tiang pancang masuk ke dalam tanah dengan menggunakan dongkrak hidraulis yang diberi beban berupa counterweight. Proses pemancangan tiang dengan menggunakan HSPD tidak menimbulkan getaran serta gaya tekan dongkrak hidraulis langsung dapat dibaca melalui sebuah manometer sehingga besarnya gaya tekan tiang setiap mencapai kedalaman tertentu dapat diketahui. Kapasitas alat pemancangan HSPD ini ada bermacam tipe yaitu 120 Ton, 240 Ton. Pemilihan alat disesuaikan dengan desain load / beban rencana tiang pancang.
